M C I

Minggu, 01 Februari 2026

*Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Resmikan Padepokan Pencak Silat Militer dan Tutup Latkadertih Pencak Silat Militer TA 2025/2026*


Center Indonesia Pekanbaru
— Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, meresmikan Padepokan Pencak Silat Militer sekaligus menutup Latihan Kader Terampil (Latkadertih) Pencak Silat Militer yang dilaksanakan secara tersebar di jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai Tahun Anggaran 2025/2026, bertempat di Lapangan Pancasila, Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Jumat (30/1/2026) sore.

Peresmian padepokan ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, didampingi para pejabat TNI dan tamu undangan, serta dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas padepokan pencak silat militer.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., Kapoksahli Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Muhammad Yahya, S.A.P., Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., para Asisten Kasdam, para Kepala Badan Pelaksana Kodam XIX/Tuanku Tambusai, para Kasi Kasrem 031/Wira Bima, Dandim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Ikhsanudin, S.Sos., M.M., para Dandim jajaran Korem 031/Wira Bima, Danbrigif 89/Tuah Sakti Kolonel Inf Topan Angker, S.Sos., M.IP, para Danyon jajaran Brigif 89/Tuah Sakti, Ketua KONI Provinsi Riau, Ketua IPSI Provinsi Riau, serta para peserta Pencak Silat Militer jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai.

Dalam sambutannya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan bahwa Latkadertih Pencak Silat Militer TA 2025/2026 merupakan bagian penting dari pembinaan satuan guna membentuk prajurit TNI AD yang tangguh secara fisik, matang secara mental, disiplin, serta memiliki jati diri dan karakter keprajuritan yang kuat. Pencak silat militer tidak hanya berfungsi sebagai kemampuan bela diri, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter, pengendalian diri, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.

Pangdam berharap, dengan diresmikannya padepokan ini, pembinaan pencak silat militer dapat dilaksanakan secara lebih optimal, berkelanjutan, dan terarah, sehingga mampu melahirkan prajurit yang profesional, berkarakter, serta senantiasa siap menghadapi setiap tantangan tugas di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan peresmian padepokan dan penutupan Latkadertih Pencak Silat Militer TA 2025/2026 berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar (pendam19)

(Desi suarni)

Tiga Bulan, 1.004 Koperasi Merah Putih Tumbuh di Riau–Kepri


Center Indonesia
Program pembangunan Koperasi Merah Putih yang digagas sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah pedesaan dan kelurahan terus menunjukkan perkembangan signifikan di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. 


Hingga tiga bulan pelaksanaan, capaian pembangunan koperasi telah mendekati 50 persen dari total target yang ditetapkan.


Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, menyampaikan bahwa dari total sekitar 2.281 desa dan kelurahan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau, sebanyak 1.004 koperasi telah dibangun atau masih dalam proses pembangunan.


“Dalam waktu tiga bulan berjalan, capaian kita sudah hampir 50 persen. Ini menunjukkan progres yang cukup baik dan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun,” ujar Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Rabu, 28 Januari 2026.


Ia menjelaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih dilakukan secara bertahap dan terukur. Setiap tahapan pelaksanaan terus dipantau dan dievaluasi secara rutin setiap pekan bersama pimpinan guna memastikan percepatan pembangunan tetap berada di jalur yang telah direncanakan.


“Progres ini terus kita evaluasi setiap minggu bersama pimpinan. Fokus kita adalah percepatan pembangunan, karena koperasi ini akan menjadi instrumen penting di kemudian hari, terutama untuk memastikan ekonomi kerakyatan benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa dan kelurahan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Mayjen Agus menuturkan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih mendapat respons positif dari masyarakat. 


Antusiasme warga dinilai menjadi modal utama dalam keberlanjutan program, mengingat pembangunan koperasi dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung sejak tahap awal.


Menurutnya, keterlibatan warga bukan hanya sebatas sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembangunan dan pengelolaan koperasi itu sendiri. 


Dengan pendekatan tersebut, koperasi diharapkan mampu tumbuh sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa dan kelurahan.


“Rata-rata masyarakat menyambut baik dan merespons positif pembangunan koperasi ini. Kita berkolaborasi dan melibatkan masyarakat, karena pada akhirnya koperasi ini akan membangun desa itu sendiri,” katanya.


Melalui pembangunan Koperasi Merah Putih, pemerintah berharap tercipta penguatan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan. 


Koperasi ini diharapkan menjadi wadah produktif bagi masyarakat desa dan kelurahan dalam meningkatkan kesejahteraan serta mendorong kemandirian ekonomi dari tingkat lokal.

(Desi suarni)

Raker 1 SP Riaupulp PT.RAPP Bersama DPD K SPSI Provinsi Riau.Kebebasan Berserikat dan Berafiliasi Untuk Meningkatkan Solidaritas


Center Indonesia PEKANBARU
_Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, S.STP, M.Si, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Federasi Serikat Pekerja Industri Bahan Industri (F SP IBI) Riau Pulp PT RAPP–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K SPSI).


Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Citismart, Jalan Gatot Subroto, Pekanbaru, Jumat (30/01/26) pagi, dengan mengusung tema “Kebebasan Berserikat dan Berafiliasi untuk Meningkatkan Solidaritas.”


Berita acara Bergabung Pernyataan SP Riaupulp.


1. Bergabung dengan DPD K.SPSI Provinsi Riau Pimpinan Ketua NURSAL TANJUNG 


2. Hal-hal yang berkaitan dengan penggabungan sesuai dengan aturan peraturan perundangan-undangan yang berlaku di serahkan sepenuhnya pelaksanaan nya kepada DPD K SPSI Provinsi Riau.


3. SP Riaupulp berjanji akan mematuhi ketentuan sesuai dengan aturan Perundangan-undangan yang berlaku.


Roni Rakhmat menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Riau yang berhalangan hadir karena agenda lain. Ia mengapresiasi pelaksanaan rapat kerja sekaligus deklarasi penggabungan federasi yang dinilainya sebagai langkah bijak dan positif bagi penguatan organisasi serikat pekerja.


“Rapat kerja ini jangan dimaknai sebagai rutinitas seremonial semata, tetapi menjadi momentum evaluasi diri. Apa yang masih kurang, itu yang kita perbaiki bersama. Aspirasi anggota harus disampaikan sesuai tempat dan mekanismenya,” ujar Roni.


Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota serikat, terutama dalam memahami regulasi ketenagakerjaan yang terus berkembang setiap tahun. Menurutnya, penguasaan aturan dan pengetahuan menjadi kunci agar serikat pekerja mampu berperan maksimal dan tidak tertinggal.


Selain itu, Roni mendorong penguatan kemampuan negosiasi di lapangan agar tercipta hubungan industrial yang harmonis tanpa konflik. Ia menegaskan bahwa kecintaan terhadap tempat kerja dan perusahaan harus berjalan seiring dengan perjuangan hak-hak pekerja.


“Perusahaan adalah rumah kedua bagi para pekerja. Jika perusahaan terganggu, tentu karyawan juga akan terdampak. Maka, hubungan yang dibangun harus saling menguatkan,” tambahnya.


Roni juga mengapresiasi soliditas dan komunikasi antar organisasi serikat yang dinilainya semakin baik. Hal tersebut terlihat dari tingginya partisipasi undangan meski dengan keterbatasan tempat. Ia optimistis serikat pekerja ke depan akan semakin besar, kuat, dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya.


Sementara itu, Human Resource Development (HRD) PT RAPP, Hermawan, ST, MM, SH, menjelaskan bahwa Raker kali ini juga menandai perubahan struktur organisasi, baik pada tingkat federasi maupun konfederasi.


“Awalnya federasi ini berada di bawah Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia, kini bertransformasi menjadi F SP IBI dengan konfederasi K SPSI. Rapat kerja ini menjadi yang pertama di bawah naungan K SPSI,” jelas Hermawan.


Ia menegaskan bahwa perusahaan menyambut baik dinamika organisasi tersebut. Menurutnya, perubahan merupakan hal yang wajar selama membawa dampak positif, terutama dalam mendorong profesionalisme dan kemandirian serikat pekerja.


Hermawan juga menyoroti sejarah panjang kemitraan antara PT RAPP dengan K SPSI yang selama ini terjalin dengan baik. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat melalui komunikasi yang konstruktif serta pembinaan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan jaminan sosial.


“Pesan kami dari perusahaan, jangan terjebak pada kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Rapat kerja harus menghasilkan program kerja yang konkret dan benar-benar menyentuh kebutuhan anggota,” tegasnya.


Saat ini, jumlah anggota serikat pekerja PT RAPP tercatat sekitar 2.000 orang dan masih berpotensi bertambah. Perusahaan berharap organisasi serikat dapat terus berkembang dan berperan aktif dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan.

(Desi suarni)

Sabtu, 31 Januari 2026

Polres Kuansing Intensifkan KRYD Malam Hari, Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Kepolisian Resor Kuantan Singingi terus mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), khususnya pada malam hari di wilayah rawan gangguan kamtibmas, sekitar pukul 22.00 WIB. Sabtu malam, (31/1/ 2026)


Polres Kuansing melaksanakan KRYD yang diawali dengan apel kesiapan di Halaman Mapolsek Kuantan Tengah. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Ren Polres Kuansing AKP Akmal, S.E., dan diikuti oleh sejumlah pejabat utama serta personel Ton Standby Regu II Polres Kuansing.


Apel dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Kuansing AKP Syurfanaidi, S.H., Kasiwas Polres Kuansing AKP Bujang Keramis, S.H., Paursubbagdalpers Bag SDM IPTU Erfi Jonsons, KBO Sat Narkoba IPDA I.S. Simanjuntak, Kanit Binmas Polsek Kuantan Tengah IPDA Asrul, Pama Polres Kuansing IPDA Toni, S.E. dan IPDA Miswardi, S.E., serta personel gabungan lainnya.


Dalam arahannya, AKP Akmal, S.E. menekankan pentingnya pelaksanaan KRYD sebagai upaya preventif guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi balap liar dan tindak kriminalitas malam hari di seputaran Kota Teluk Kuantan. Personel diminta untuk melaksanakan patroli secara humanis, profesional, serta tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas di lapangan.


Patroli KRYD menyasar sejumlah titik strategis dan rawan, antara lain Jalan Proklamasi Teluk Kuantan, Sport Center Kabupaten Kuantan Singingi, kawasan perkantoran Pemkab Kuansing, serta Taman Jalur Teluk Kuantan. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan kendaraan patroli roda empat Sat Samapta dan Sat Lantas Polres Kuansing.


Selain patroli, personel juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, serta melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap personel pengamanan objek agar senantiasa menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ren AKP Akmal, S.E., ditegaskan bahwa Polres Kuansing berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat.


“Kegiatan KRYD ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman, khususnya pada malam hari. Upaya ini juga sebagai langkah preventif untuk menekan pelanggaran dan meminimalisir gangguan kamtibmas,” ujar AKP Akmal.


Pada apel konsolidasi, pimpinan memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan. Diharapkan, hasil dari kegiatan KRYD ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.


Polres Kuansing menegaskan akan terus melaksanakan KRYD secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi suarni)

Polsek Jajaran Polres Kuansing Aktif Cek Pos Kamling, Wujudkan Keamanan Lingkungan Bersama Warga


Center Indonesia KUANTANSINGINGI
,– Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, jajaran Polsek di bawah naungan Polres Kuantan Singingi terus mengintensifkan kegiatan patroli malam hari serta pengecekan Pos Kamling dan Pos Ronda di wilayah hukum masing-masing, Sabtu malam (31/1/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas ronda malam warga disambut positif sebagai bentuk kepedulian serta perlindungan nyata bagi masyarakat.


Di wilayah Polsek Kuantan Hilir, personel melaksanakan patroli dan pengecekan Pos Kamling di Desa Kepala Pulau, Kecamatan Kuantan Hilir. Anggota kepolisian berinteraksi langsung dengan warga yang melaksanakan ronda malam, memberikan imbauan kamtibmas, serta memastikan situasi lingkungan dalam keadaan aman dan terkendali.


Sementara itu, Polsek Cerenti melaksanakan pengecekan Pos Kamling di RT 03 RW 04 Dusun I Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti. Kegiatan ini dilaksanakan bersama masyarakat yang tengah melaksanakan piket ronda malam sebagai bentuk penguatan sistem keamanan lingkungan berbasis partisipasi warga.


Kegiatan serupa juga dilakukan oleh Polsek Hulu Kuantan di Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan. Personel Polsek bersama masyarakat setempat melaksanakan pengecekan Pos Kamling sekaligus berdialog dengan warga guna mengidentifikasi potensi kerawanan serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.


Di wilayah Polsek Singingi Hilir, pengecekan Pos Kamling dilaksanakan di RT 05 RW 02 Dusun Mekar Jaya, Desa Sumber Jaya. Kegiatan ini difokuskan pada upaya memastikan keberlangsungan siskamling serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan.


Selain itu, Polsek Kuantan Mudik turut melaksanakan patroli dan pengecekan Pos Kamling di Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli dan pengecekan Pos Kamling merupakan langkah strategis Polri dalam membangun sistem keamanan yang bersifat partisipatif dan berkelanjutan.


“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Peran aktif masyarakat melalui Pos Kamling dan ronda malam sangat penting sebagai langkah pencegahan dini terhadap tindak kriminal. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk komitmen kami untuk selalu dekat dan hadir di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga mengapresiasi kesadaran serta kepedulian masyarakat yang terus menjaga lingkungan secara mandiri dan penuh tanggung jawab.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang tetap konsisten melaksanakan ronda malam. Sinergi antara Polri dan masyarakat inilah yang menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Kuantan Singingi,” tambahnya.


Dengan dilaksanakannya patroli dan pengecekan Pos Kamling secara rutin, Polres Kuantan Singingi berharap tercipta lingkungan yang lebih aman serta terbangunnya kepercayaan dan kedekatan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi suarni)

Polda Riau Gelar Pet Parade Kenang Reno, Anjing Pelacak K9 Pahlawan Kemanusiaan


Center Indonesia Pekanbaru
- Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar kegiatan Pet Parade untuk mengenang Reno, anjing pelacak tim K9 Direktorat Samapta Polda Riau, di kawasan Car Free Day Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, Minggu pagi (1/2/2026).


Kegiatan bertema “Jejak Menapak, Reno Sang Pahlawan Kemanusiaan” ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Reno dalam berbagai tugas kemanusiaan dan penegakan hukum bersama Polda Riau.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, para pejabat utama (PJU) Polda Riau, serta pengurus Indonesia Cat Association (ICA). Sejumlah komunitas pecinta hewan dan masyarakat umum juga turut memeriahkan kegiatan.


Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan bahwa Reno bukan sekadar anjing pelacak, melainkan bagian dari keluarga besar Polda Riau yang telah memberikan teladan tentang loyalitas, kesetiaan, dan pengabdian tanpa pamrih.


“Reno mengajarkan kita makna kemanusiaan, kesetiaan, dan bekerja tanpa mengharapkan imbalan. Selama bertugas, imbalan Reno hanyalah makanan, tetapi dedikasinya luar biasa dan tulus,” ujar Kapolda.


Kapolda menjelaskan, Reno memiliki peran penting dalam berbagai misi, termasuk pencarian korban bencana dan tugas kemanusiaan lainnya. Reno wafat pada 30 November 2025 di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, saat menjalankan tugas sebelum bantuan lain tiba di lokasi.


“Dalam kondisi darurat saat itu, Reno menjadi satu-satunya andalan kami untuk membantu tugas kemanusiaan. Kontribusinya sangat nyata,” kata Kapolda.


Sebagai bentuk penghargaan, Kapolda Riau mengungkapkan bahwa Reno akan menerima penghargaan khusus dari Kapolri, yang rencananya akan diberikan secara resmi pada pekan ini.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengajak seluruh pihak untuk terus menanamkan nilai solidaritas, loyalitas, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ia menegaskan komitmen Polda Riau dalam menjaga kelestarian alam demi mewujudkan Riau yang hijau dan menghapus stigma negatif sebagai daerah penghasil asap.


Kegiatan kemudian ditutup dengan parade Pet Lovers, di mana masyarakat membawa hewan peliharaan mereka sebagai simbol kepedulian terhadap satwa dan lingkungan.


Sementara itu, Presiden Indonesia Cat Association (ICA), Russy Idrus, mengapresiasi kegiatan yang digelar Polda Riau. Ia menyebut, saat ini baru dua polda di Indonesia yang menggelar kegiatan serupa.


“Baru Polda Papua dan Polda Riau yang melaksanakan kegiatan seperti ini. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh dan diikuti oleh polda-polda lain. Ini bentuk nyata kepedulian terhadap satwa dan lingkungan,” ujarnya.

(Desi suarni)

Pemberitaan Hitam-Putihnews.com Dinilai Tendensius dan Menyesatkan, Sekda Rohil Tegaskan Tak Ada Nepotisme


Center Indonesia ROKAN HILIR
–Minggu,1 Mei, 2026 Pemberitaan yang dimuat oleh media online hitam-putihnews.com berjudul “Pejabat Strategis di Rokan Hilir Didominasi Keluarga Bupati Bistamam” dinilai sebagai pemberitaan tendensius, tidak berimbang, dan sarat opini, yang berpotensi menjatuhkan nama baik Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, serta mencederai marwah Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.


Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa narasi yang dibangun media tersebut tidak memiliki dasar hukum dan mengabaikan sistem merit dalam birokrasi pemerintahan.


“Perlu kami tegaskan, seluruh pejabat yang menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir diangkat secara profesional, melalui mekanisme yang sah dan sesuai ketentuan Undang-Undang ASN serta peraturan kepegawaian yang berlaku,” tegas Fauzi Efrizal'Minggu 1/2/2026


Ia menjelaskan, tidak ada satu pun jabatan yang diberikan karena hubungan keluarga. Seluruh pejabat yang saat ini bertugas telah memenuhi syarat kepangkatan, golongan, kompetensi, rekam jejak, serta evaluasi kinerja sebagaimana diatur dalam regulasi.


“Yang bersangkutan bekerja secara individu dan profesional. Golongan dan jenjang jabatan mereka sudah memenuhi syarat untuk menduduki posisi tersebut, sehingga tidak ada pelanggaran aturan sebagaimana yang digiring dalam pemberitaan,” jelasnya.


Menurut Fauzi Efrizal, menyamakan hubungan sosial atau kekerabatan dengan praktik nepotisme tanpa dasar hukum adalah logika yang keliru dan menyesatkan publik. Jika pendekatan seperti itu dipakai, maka sistem birokrasi akan dikaburkan oleh opini, bukan oleh aturan.


Sekda Rokan Hilir menilai hitam-putihnews.com telah mengabaikan prinsip dasar jurnalistik, antara lain:


Tidak menyajikan fakta hukum dan regulasi yang relevan,Mengedepankan dugaan dan asumsi,Tidak melakukan konfirmasi mendalam dan berimbang,Menggunakan diksi provokatif yang menggiring opini publik


Lebih jauh, Sekda Rohil menegaskan tidak anti terhadap kritik, namun mengingatkan agar media menjalankan fungsi kontrol secara objektif, profesional, dan bertanggung jawab, bukan membangun framing yang berpotensi mencemarkan nama baik kepala daerah dan institusi pemerintahan.


“Kritik yang sehat harus berbasis data, aturan, dan etika pers. Bukan opini sepihak yang dikemas seolah-olah fakta,” tutup Fauzi Efrizal.


Editor : Redaksi

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done